Kamis, 12 Juli 2018

BAB IV SELEKSI DAN IMPLEMENTASI SISTEM


BAB IV
SELEKSI DAN IMPLEMENTASI SISTEM

4.1  Seleksi Sistem
·         Definisi Seleksi Sistem
Seleksi Sistem adalah tahap untuk memilih perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada sistem informasi.
·         Penyedia Teknologi
1.    Pabrik Perangkat Keras
Perangkat yang memproduksi perangkat keras sendiri. Contoh : IBM Corporation.
2.    Pabrik Perangkat Lunak
Perusahaan yang memproduksi perangkat lunak sendiri dapat berupa perangkat lunak sistem atau perangkat lunak paket aplikasi. Contoh : Microsoft Corporation.
3.    OEM singkatan dari Original Equipment Manufacturer.

OEM adalah penjual yang membeli dari perusahaan lain dengan volume besar kemudian menambah nilai – nilai gunanya dan menjual kembali secara eceran.
4.    Kontraktor Program Mandiri (Independent Program Contractor)
Orang yang akan menuliskan program komputer sesuai dengan pesanan. Berfungsi sebagai programmer di luar perusahaan pemakai program. 
5.    Biro Jasa (Service Bureaus)
Perusahaan jasa yang menyediakan jasa pengolahan data untuk beberapa perusahaan langganannya.
6.    Dealer
Penyedia jasa dan produk yang biasanya hanya menawarkan satu macam merk tertentu saja.
7.    Toko Komputer

·         Langkah-Langkah Menyeleksi dan Memilih Sistem 
Langkah-langkah dalam menyeleksi dan memilih sistem dapat dilakukan oleh memilih sistem sebagai berikut :
1.      Memilih penyedia teknologi. 
2.      Meminta proposal dari penjual. Proposal ini nantinya akan digunakan sebagai suatu dasar penilaian untuk penyedia teknologi yang paling tepat. 
3.      Menyaring penjual. Hanya proposal yang memenuhi syarat saja yang akan dievaluasi, untuk menentukan penjual mana yang memenuhi syarat. 
4.      Mengevaluasi penjual yang lolos saringan. Proposal yang telah lolos saringan lebih lanjut perlu dibandingkan satu dengan yang lainnya dan diranking untuk menentukan penjual mana yang direkomendasikan. 
5.      Membuat Kontrak. Setelah semua proposal yang memenuhi syarat telah dievaluasi dan telah didapatkan rankingnya untuk tiap – tiap proposal, maka rekomendasi perlu diberikan kepada manajemen. Setelah manajemen memutuskan penjual mana yang menjadi pemenang maka kontrak pengadaan perangkat keras / perangkat lunak perlu dibuat. Tujuan kontrak adalah untuk membuktikan siapa yang bersalah jika terjadi perselisihan dikemudian hari dan tindakan apa saja yang harus dilakukan.

4.2  Implementasi Sistem
·         Definisi Implementasi Sistem
Implementasi Sistem yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan.
·         Langkah-langkah pada tahap implementasi sistem
1.      Menetapkan Rencana Implementasi : Adalah untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada suatu organisasi.
2.      Melakukan Kegiatan Implementasi 
Ada 5 kegiatan yang dilakukan pada langkah ini yaitu : 
a.       Pemilihan dan Pelatihan Personil 
Personil-personil yang terlibat di dalam sistem informasi adalah:
·         Tugas-tugas Input-Output Data : Personil-personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output.
·         Tugas-tugas Operasi : Personil-personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tugas I/O.
·         Tugas-tugas Pemrograman : Personil-personil yang menulis program-program komputer.
·         Tugas-tugas Analis Sistem : Personil-personil yang akan mengembangkan sistem.
Pelatihan Karyawan, dapat dilakukan dengan:
·         Pelatihan (Training) : Personil yang masuk dalam kategori ini adalah personil-personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang terlibat dalam tugas mempersiapkan input, memproses data, mengoperasikan sistem, merawat & menjaga sistem.
·         Pendidikan (Education) : Personil-personil yang masuk dalam kategori ini adalah mereka yang membutukan & menggunakan sistem misalnya salesman, akuntan dll.
Pendidikan ini lebih ditekankan pada bagaimana kerja dari sistem dan bagaimana cara mengoperasikan sistem.
b.      Pemilihan Tempat dan Instalasi Perangkat Keras dan Lunak  
Sistem komputer yang besar membutuhkan tempat dengan lingkungan yang lebih harus diperhitungkan. Persiapan fisik ini meliputi : AC untuk mengatur temperatur ruangan, penerangan yang cukup, pendeteksi kebakaran, penyediaan alat telekomunikasi, dll.
c.       Pemrograman dan Pengetesan Program 
Pemrograman adalah kegiatan menulis kode program yang akan diproses oleh komputer. Setelah programmer selesai membuat program yang sesuai dengan desain sistem yang telah dibuat oleh  sistem analis dan sebelum program diterapkan, maka program harus bebas terlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan. Oleh sebab itu program harus ditest untuk menemukan kesalahan-kesalahan.
d.      Pengetesan Sistem
Kegiatan ini dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem yang diimplementasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemen dari sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
e.       Konversi Sistem
Merupakan proses untuk meletakkan sistem baru supaya siap mulai untuk dapat digunakan.
3.      Tindak Lanjut Implementasi
Analis sistem masih perlu melakukan tindak lanjut berikutnya seteleh sistem baru diimplementasikan. Analis sistem masih perlu melakukan pengetesan penerimaan sistem. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan sebelumnya. Jika pada pengetesan sebelumnya digunakan data test/semu, tapi pada  pengetesan ini dilakukan dengan menggunakan data sesungguhnya dalam jangka    waktu tertentu yang dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan user.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar